Dalam kondisi pandemi COVID-19 diberbagai wilayah di dunia dan di Indonesia pada khususnya, Educational Testing Center (ETS) melalui perwakilan resminya di Indonesia yaitu Indonesian International Education Foundation (IIEF) telah meluncurkan ujian TOEFL ITP Online Remote Proctoring yang akan dilaksanakan dengan menggunakan format virtual dengan menggunakan komputer peserta di rumah masing-masing untuk sementara waktu selama pandemi COVID-19.

SYARAT DAN TATACARA PENDAFTARAN

A. SYARAT PENDAFTARAN

  1. Peserta harus menyediakan perangkat ujian sendiri, sesuai dengan persyaratan perangkat untuk mengerjakan ujian;
  2. Peserta mendaftar melalui website LDC UMP ldc.ump.ac.id;
  3. Peserta bersedia untuk berkomunikasi secara intensif melalui email dan group WA dengan panitia tes;
  4. Peserta tidak dapat melakukan pembatalan dan mengganti jadwal ujian jika sudah melakukan pembayaran ujian;
  5. Biaya yang disetorkan tidak dapat diuangkan atau dialihkan pada orang lain;

B. PERSYARATAN PERANGKAT/SISTEM

  1. Laptop atau PC (untuk mengerjakan ujian) yang dilengkapi dengan webcam beserta Headset nirkabel; Browser Internet Explorer versi 11; Kuota internet (min. 5GB) dan jaringan internet yang stabil (non Indihome); TOEFL Secure Browser (diinfokan setelah semua peserta bergabung dalam group whatsapp); Laptop yang dapat digunakan hanya berbasis Windows. Machintos, dan Chromebooks belum dapat diakomodir;
  2. Smartphone yang terintal aplikasi ZOOM (sebagai kamera pengawas);

C. CARA PENDAFTARAN

  1. Peserta mendaftar paling lambat 14 hari sebelum tanggal tes.
  2. Peserta melakukan pembayaran sebesar Rp. 580.000,- pada Rek. Bank Jateng 5043007575 a.n. Language Development Center.
  3. Peserta mendaftar melalui laman ldc.ump.ac.id;
  4. Peserta mengkonfirmasi telah pendaftar, kemudian pihak LDC UMP akan mengundang peserta ke Group Whatsapp;
  5. Peserta melakukan readiness cek (pada waktu yang telah ditentukan) dan mengirimkan konfirmasi berupa screenshot melalui group whatsapp.

D. PERATURAN DAN PERSIAPAN

  1. Peserta tidak diperkenankan melakukan tahap readiness cek di hari H;
  2. Peserta harus melakukan tahap readiness cek dan menginstal Secure Audio Browser pada waktu yang telah ditentukan dan dilampirkan hasilnya ke group Whatsapp. Tanpa lampiran readiness cek peserta tidak dapat mengikuti ujian;
  3. Peserta harus memastikan bahwa koneksi internet, webcam, audio (headset nirkabel), dan komputer yang dipakai untuk mengerjakan ujian berada dalam keadaan baik;
  4. Peserta harus menggunakan jaringan internet, dan perangkat ujian yang sama ketika ujian dengan yang dilakukan saat readiness cek;
  5. Jika ada masalah dengan perangkat dan koneksi internet peserta pada saat ujian, LDC UMP tidak bertanggung jawab mengenai keberlangsungan ujian peserta;
  6. Ujian tidak dapat dijadwal ulang jika terdapat masalah pada perangkat peserta dan bukan karena kesalahan dari LDC UMP;
  7. Pada hari pelaksanaan ujian, peserta harus sudah siap, termasuk sudah ke toilet dan menyalakan perangkat 30 menit sebelum ujian dimulai;
  8. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan mengikuti ujian dan dianggap batal. Biaya yang sudah dibayarkan dianggap hangus.